REVIEW LKMM Pra TD Universitas Internasional Semen Indonesia

Seorang mahasiswa adalah seorang yang dapat membawa nama baik bangsanya sendiri. Mahasiswa dikatakan aktif apabila mahasiswa tersebut dapat berinteraksi dengan lingkungan. Baik lingkungan kampus ataupun lingkungan masyaratkat. Seorang mahasiswa harus mengetahui peran dari mahasiswa itu sendiri. Apa yang harus dilakukan mahasiswa dengan kondisi bangsa yang seperti ini? Apa yang harus mahasiswa tangani dengan bangsa yang dijajah oleh bangsanya sendiri? Dalam hal ini peran mahasiswa sangat penting dalam memajukan bangsa Indonesia. Dengan jiwa muda dan pikiran yang membara harapan bangsa indonesia dengan adanya mahasiswa adalah untuk membenah negara Indonesia menjadi yang lebih baik.
            Dalam menjadikan mahasiswa yang unggul, aktif, inovatif dan berguna bagi nusa dan bangsa tentunya banyak yang harus dilakukan oleh mahasiswa. Salah satunya adalah manajemen diri dari mahasiswa tersebut. Manajemen diri merupakan hal yang tersulit bagi kalangan mahasiswa, karena kesibukan mahasiswa bukan hanya akademik tetapi juga terdapat organisasi yang telah di ikuti oleh mahasiswa itu sendiri. Dalam hal ini cara untuk mengatur dan memanajemen watu bagi mahasiswa tidak lah gampang. Maka dari itu telah diadakannya pelatihan untuk belajar bagaimana mahasiswa dapat memanajemen dirinya dengan baik.
         LKMM (Latihan Keterampilan Memanajemen Mahasiswa) adalah suatu program yang diadakan oleh Universitas guna unuk meningkatkan keterampilan mahasiswa untuk memanajemen dirinya. LKMM mempunyai tingkatan yang mana dalam setiap tingkatan tersebut terdapat materi yang berbeda dan berkelanjutan. LKMM yang berada pada tingkat bawah adalah LKMM Pra Tingkat Dasar, LKMM Tingkat Dasar, LKMM Tingkat Menengah dan LKMM tingkat lanjut. Universitas Internasional Semen Indonesia pada dua hari lalu telah mengadakan pelatihan dasar untuk mahasiswa yaitu LKMM pra TD. Diamana pelatihan tersebut ditujukan kepada mahasiswa angkatan 2016 yang mash berumur dua semester. Pelatihan tersebut diharapkan agar nantinya mahasiswa UISI dapat menjadikan tokoh yang dapat berperan bagi lingkungan sekitar maupun nusa dan bangsa.
            Materi dalam LKMM pra TD yang telah dilaksanakan yaitu adalah:
1.      Pengenalan Diri
2.      Mendengar Aktif
3.      Berbicara Efektif
4.      Ambisi, Kenyataan dan Usaha
5.      Sasaran, Resiko dan Konsekuensi
6.      Berpikir Kritis
7.      Persepsi
8.      Pengembangan Diri
9.      Mahasiswa, Organisasi dan Nasionalisme

Dari sembilan materi diatas dapat d review beberapa pengertian dari materi tersebut.
1.      Pengenalan Diri
Dalam pengenalan diri seorang mahasiswa ditujukan untuk dapat mengenal dirinya sendiri dengan kebiasaan atau sifat sifat dari seorang mahasiswa tersebut. Dalam hal ini pengenalan diri yaitu kesadaran, pemahaman, terhadap dirinya sendiri. Dalam diri seseorang pasti mempunyai sifat atau watak dari seseorang tersebut. Sifat atau watak dari seseorang tersebut terbagi menjadi empat, yaitu
·         Sanguinis         : Sanguinis adalah seorang yang terbuka atau populer, periang, dan suka bicara spontan, humoris
·         Koleris             : Koleris adalah seorang yang pekerja keras, ambisius dan cocok untuk seorang pemimpin, lebih memilih untuk mengambil keputusan dengan cepat dan suka bersaing
·         Melankolis       : Melankolis adalah seorang berbakat, analisis, rapi, setia, penuh pikiran dan cenderung memiliki tingkat kecerdasan tinggi
·         Plegmatis         : Adalah seorang yang tak acuh pada lingkungan sekitar tetapi rendah hati, sebagai penengah, dan mudah sepakat.
Dari sifat – sifat yang tertera diatas maka mahasiswa dapat mengetahui apakah mahasiswa tersebut tergolong dalam salah satu sifat yang tertera diatas.
2.      Mendengar Aktif
Mahasiswa dalam upaya untuk menjadikan lingkungan dan bangsa yang lebih baik maka salah satu sifat yang harus dimiliki oleh mahasiswa adalah mendengar aktif. Mendengar aktif yang dimaksud dalam hal ini adalah harus adanya interaktif antara mahasiswa yang menjadi receiver dan pembicara atau sender. Salah satu manfaat mendengar aktif yaitu :
·         Mendapat informasi yang diperlukan
·         Meningkatkan pemahaman kepada pendengar dan orang yang berbicara
·         Mendorong komunikasi yang lebih banyak
·         Membantu mengenal watak seseorang
·         Membina dan meningkatkan hubungan
·         Membantu menyelesaikan masalah
Dalam mendengar aktif tentunya ada hambatan yang dialaminya, sehingga pendengar atau receiver tidak dapat menerima informasi secara jelas. Hambatan dari mendengar aktif yaitu:
·         Temperatur
·         Gangguan tubuh
·         Noise
·         Keterbatasan berfikir
·         Prasangka
Maka dari itu seorang mahasiswa harus mempunyai sifat mendengar aktif dengan cara menghindari hambatan – hambatan yang sudah diketahui.

3.      Berbicara Efektif
Kemampuan menyampaikan maksud dan tujuan dengan sistematis. Jelas, padat, lugas yang dipahami oleh si pendengar dengan sempurna.

         Hal – hal yang diperhatikan antara lain :
·         Tujuan pembicara.
·         Topic yang dibicarakan.
·         Pendengar.
·         Penghubung (media).
·         Teknik berbicara.
·         Batas waktu.
·         Menerima dan menanggapi argument.

         Kiat berbicara efektif adalah
·         Mengusahakan adar pesan yang kita kirimkan mudah dipahami.
·         Pengirim pesan harus dipercaya oleh si penerima.
·         Menggunakan pesan non-verbal yang sesuai dengan pesan verbalnya.
·         Mengulangi pesan seperlunya.
·         Berusaha mendapatkan feedback tentang pesan yang ditangkap oleh si penerima.

         Syarat – syarat untuk berbicara di depan yaitu :
·         Menyusun pikiran sebelum berbicara
·         Menyampaikan suatu gagasan
·         Kritis dalam memahami argument
·         Menyiapkan mental yang kuat
·         Merumuskan pernyataan secara singkat informasi sehingga mudah dipahami

4.      Ambisi, Kenyataan, Usaha
Ambisi adalah keinginan yang besar untuk mencapai sesuatu. Orientasi sebuah ambisi antara lain :
·         Orientasi pada kenikmatan.
·         Orientasi pada ketentraman.
·         Orientasi pada hubungan balik.
·         Orientasi pada prestise.
·         Orientasi pada keberhasilan.

Kenyataan adalah hal-hal yang dapat menghambat atau mendukung suatu ambisi. Kenyataan dibagi menjadi 2 faktor anara lain:
·         Factor internal adalah kesanggupan, kecenderungan pribadi dll.
·         Factor eksternal adalah sistemnilai dan asumsi, keadaan alam, social politik, kondisi budaya dll.

Usaha adalah tindakan nyata yang dialkukan seseorang untuk mencapai ambisinya. Usaha dibagi menjadi 2 yaitu :
·         Pro-aktif  adalah kegiatan yang dilakukan untuk menghampiri ambisi.
·         Re-aktif  adalah kegiatan yang dilakukanuntuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

5.      Sasaran, Resiko, Konsekuensi
SRK (SASARAN, RESIKO, KONSEKUENSI)Sasaran adalah sesuatu yang ingin dituju baik ndividu maupun kelompok. Dalam mencapai sasaran mengikuti konsep SMART (specific, measurable, achieveable, result oriented, timely) Resiko adalah kemungkian untuk bertemu dengan sesuatu yang tidak diinginkan. Konsekuensi adalah hasil yang didapatkan setelah melakukan sebuah perbuatan di waktu yang lain.
Manfaat SRK diantaranya : terbentuk pola pikir prestatif dan pedoman.
SASARAN
Penjelasan tujuan yang akan dicapai dalam pengambilan tindakan
Sasaran → individu → bersama (komunal)
Metode : manajemen waktu dan plan kerja
RESIKO
Kemungkinan bahaya yang muncul dari suatu usaha.
KONSEKUENSI
Akibat dari suatu resiko
Sasaran → resiko → konsekuensi → hasil → evaluasi → Antisipasi
Konsep smart:
·         specific : sasaran dijelaskan secara terperinci
·         measurable : dapat diukur secara kualitatif dan kuantitatif
·         achieveable : realistis
·         result-oriented : berorientasi pada hasil/tujuan
·         timely : tepat waktu dalam mencapai tujuan tersebut

            Untuk meminimalisir dan menghindari kegagalan :
·         tuliskan sasaran
·         membuat komitmen
·         motivasi
·         membuat rencana cadangan
·         do the best
·         evaluasi
·         berdoa
·         berpikir positip

6.      Berpikir Kritis
Berpikir kritis dalam lingkungan mahasiswa sangat dibutuhkan. Karena mahasiswa sendiri sebagai pemikir aktif dalam lingkungannya. Berpikir kristis merupakan kemampuan seseorang untuk berpikir secara beralasan dan reflektif dengan menekankan pembuatan keputusan tentang apa yang harus dipercayai atau dilakukan.

Syarat dalam berpikir yaitu:
·         Berpikir terbuka
·         Percaya diri
·         Skeptis
·         Kreatif
·         Rendah hati
·         Berbicara bebas
·         Memiliki motivasi tinggi

Dari sifat tersebut harapannya adalah mahasiswa menjadi agent control kepada masyarakat dengan kemampuan berpikir kritis.

7.      Persepsi
Persepsi adalah suatu proses yang ditempuh individu-individu untuk mengorganisasikan dan menafsirkan kesan indera mereka agar memberi makna kepada lingkungan.
Jenis-jenis persepsi:
·         Persepsi visual
·         Persepsi auditori
·         Persepsi peraba
·         Persepsi penciuman
·         Persepsi pengecapan
Proses Persepsi
·         Proses indera, yaitu perolehan informasi melalui alat indera.
·         Pengenalan pola, yaitu proses transformasi dan mengorganisasikan informasi sehingga memiliki makna tertentu.
·         Perhatian, yaitu pemusatan pikiran terhadapsuatu objek.

Faktor-faktor yang Berpengaruh dalam Persepsi
·         Famililaritas objek, yaitu objek-objek yang sering kita lihat atau kita ketahui.
·         Ukuran, yaitu bentuk ukuran objek.
·         Intensitas, yaitu dilihat dari segi warna yang muncul.
·         Konteks objek, yaitu apa yang jadi bahasan dari objek.

8.      Pengembangan Diri
Pengembangan diri adalah suatu kegiatan meningkatkan kemampuan diri, berdasarkan pemahaman tentang potensi diri yang positif dan mampu mengangkat kepercayaan diri sehingga dapat merubah keadaan diri dari yang sebelumnya hanya bermanfaat bagi sedikit orang menjadi bermanfaat bagi orang banyak.

Dalam Pengembangan diri salah satunya adalah menentukan Goals atau Tujuan. Dalam hal ini seorang mahasiswa harus menentuka tujuan agar hal yang ingin dicapai dapat terjadi dan menjadi kenyataan.
Manajemen waktu juga sangat penting dalam pengembangan diri. Faktor yang dapat menjadikan manajemen waktu tidak berjalan dengan baik adalah:
·         Sering have fun
·         Datang ke acara tidak peting
·         Suka menunda pekerjaan
·         Produktifitas kerja berkurang

Tips menentukan Manajemen waktu yang baik adalah:
·         Tentukan prioritas
·         Penjadwalan kembali
·         Pendelegasian
9.      Mahasiswa, Organisasi dan Nasionalisme
Ø  Mahasiswa Mahasiswa adalah orang yang belajar di perguruan tinggi, baik di universitas, institut atau akademi. Mereka yang terdaftar sebagai murid di perguruan tinggi dapat disebut sebagai mahasiswa. Tetapi pada dasarnya makna mahasiswa tidak sesempit itu. Terdaftar sebagai mahasiswa di sebuah Perguruan Tinggi hanyalah syarat administratif menjadi mahasiswa, tetapi menjadi mahasiswa mengandung pengertian yang lebih luas dari sekedar masalah administratif itu sendiri.
   
Peran dalam mahasiswa ada berbagai macam yaitu:
·         Direct Of Changemahasiswa bisa melakukan perubahan langsung karena SDMnya yg banyak
·         Agent Of Change, mahasiswa agent perbahan,maksudnya sdm2 untuk melakukan perubahan
·         Iron Stocksumber daya manusia dari mahasiswa itu ga akan pernah habis.
·         Moral Force, mahasiswa itu kumpulan orang yg memiliki moral yg baik.
·         Social Controlmahasiswa itu pengontrol kehidupan sosial,cntoh mengontrol kehidupan sosial yg dilakukan masyarakat.

Ø  Organisasi
adalah peraturan personil (arrangement of personal) guna mempermudah pencapaian beberapa tujuan yang telah ditetapkan  (for facilitating the accomplishment of some agreed purpose) melalui alokasi fungsi dan tanggung jawab (Through the allocation of functions and responsibilities).

Berdasarkan pengertian organisasi diatas dapat diambil beberapa poin  penting yaitu:
1. Kumpulan dua orang atau lebih
2. Kerja sama
3. Tujuan bersama
4. Sistem koordinasi kegiatan
5. Pembagian tugas dan tanggung jawab personil

Ø  Nasionalisme
Adalah satu paham yang menciptakan dan mempertahankan kedaulatan sebuah negara dengan mewujudkan satu konsep identitas bersama untuk sekelompok manusia yang mempunyai tujuan atau cita-cita yang sama dalam mewujudkan kepentingan nasional, dan nasionalisme juga rasa ingin mempertahankan negaranya, baik dari internal maupun eksternal.




Komentar